Korban Laka Laut di Inhil Berhasil Ditemukan
KILASRIAU.com - Setelah dilakukan pencarian terhadap korban laka laut yang terjadi di perairan Kecamatan Gaung Anak Serak (GAS), akhirnya, Reno Susanto korban yang diduga terjatuh dari pompong karena faktor ombat kuat sudah ditemukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik dalam konfirmasinya menyebutkan setelah beberapa hari TRC BPBD, BASARNAS, TNI, dan POLRI, bersama masyarakat setempat dan sekitarnya melakukan pencarian dan penyisiran, akhir korban Reno ditemukan, Jum'at Malam Sabtu, (22/2/2019) sekitar pukul 00.00 Wib Dini Hari, namun kondisi korban kurang sempurna dan sudah tidak bernyawa lagi.
"Alhamdulillah sudah ditemukan oleh tim di lapangan, tengah malam tadi. Awal penemuannya, kita dapat informasi dari nelayan, tim yang berada di lapangan langsung turun meninjau lokasi yang dimaksud, ternyata benar dan seketika itu dilakukan evakuasi," ujarnya, Sabtu (23/2/2019).
- MBG Dapur 1 Capai 2.350 Penerima Manfaat, Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto
- Kebakaran Hebat di Jalan Gunung Daek, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
- Insiden Lalu Lintas di Keritang, Pasangan Lansia dan Pedagang Tahu Alami Luka
- Pemkab Inhil Berduka, Malam Ini Kebakaran Landa Gedung Kantor Bupati
- Update: Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inhil 10 Orang Terluka
Setelah ditemukan, lanjut Yuspik, korban langsung dibawa ke Puskemas Teluk Pinang untuk dilakukan penyidikan oleh pihak berwajib, dan kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga yang bertempat di Desa Teluk Pantaian Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Inhil .
Yuspik menjelaskan, kejadian laka laut ini terjadi pada hari Kamis 21 Februari 2019 sekitar pukul 10.15 WIB. Kata Yuspik pula, kronologi kejadian korban jatuh dari pompong sewaktu almarhum ingin mengantar sabut ke daerah utara dan dia berada di depan yang kebetulan pada waktu itu ombak sedang kuat sehingga korban jatuh.
"Dari laporan keluarga, almarhum mau mengantar sabut ke Guntung, korban yang memakai kendaraan pompong pada saat itu duduk di depan, di tengah perjalanan korban jatuh karena ombak kuat," imbuhnya.
Pasca kejadian, pihak keluarga langsung melaporkannya ke BPBD Inhil, Yuspik menambahkan, setelah mengetahui informasi tersebut ia langsung kerahkan tim khususnya BPBD untuk langsung turun ke lokasi guna melakukan pencairan. "Sekitar dua hari dua malam kami di lokasi melakukan pencairan, malam tadi korban sudah ditemukan," imbuhnya.


Tulis Komentar